Lagu untuk dimainkan secara langsung telah di rilis dalam album-album berikut ini:
PSY akan berada diatas panggung dalam waktu 1:45. Berikut ini adalah kemingkinan daftar lagu berdasarkan konser sebelumnya (26% kemungkinan):
Dikenal luas dengan singlenya "Gangnam Style ", PSY yang memiliki nama asli Park Jae-sang adalah penyanyi kelahiran Seoul, Korea Selatan. PSY melejit namanya dengan gayanya yang sangat kreatif dan unik dalam membuat penampilan yang lucu dan satir. Gangnam Style sangat populer sehingga refrainnya yang menarik masuk dalam The Yale Book of Quotations sebagai salah satu kutipan terbaik tahun 2012, dengan lagu tersebut telah ditonton lebih dari satu miliar kali di YouTube (Per 2021).
PSY berasal dari keluarga yang sangat penting di Distrik Gangnam, Seoul. Dia berasal dari klan Milyang Park. Ayahnya, Park Won-Ho, adalah ketua eksekutif DI Corporation, sebuah perusahaan yang membuat peralatan manufaktur semikonduktor yang terdaftar di Bursa Korea.
Meskipun PSY dibesarkan dalam keluarga yang memiliki koneksi bisnis dan budaya yang kuat, hasratnya terhadap musik lebih besar. Dan semuanya dimulai ketika PSY kecil menonton konser Queen di TV. Saat band ini membawakan lagu "Bohemian Rhapsody ", PSY mengatakan bahwa cuplikan inilah yang memicu kecintaannya pada musik.
Ketika ayahnya mempersiapkannya untuk mengambil alih dewan perusahaan, PSY pergi ke Boston, AS, untuk belajar administrasi bisnis, tetapi kecintaannya pada musik begitu besar, sehingga dia bahkan tidak memulai studinya, PSY begitu terlibat dalam kancah musik di AS yang akhirnya menghabiskan seluruh waktunya untuk berhubungan dengan musisi lokal.
Setelah itu, PSY mendaftarkan dirinya di Berklee College of Music, untuk mendalami dunia musik. Namun, ia keluar dan kembali ke Korea Selatan untuk mengejar karir sebagai penyanyi. PSY ditemukan oleh rapper zoPD dan tampil dalam lagu "카사노바" dari album keduanya pada tahun 1999. Debut Psy di televisi nasional Korea adalah pada tahun 2000 setelah tariannya menarik perhatian produser TV.
Pada tahun 2012, Psy merilis album keenamnya, "Psy 6 (Six Rules), Part 1." Lagunya "Gangnam Style" mulai terkenal di luar Asia. Pada tanggal 14 Agustus, lagu ini menjadi video teratas di YouTube. Pada tanggal 21 Agustus, lagu ini menjadi No. 1 di iTunes, mengalahkan lagu-lagu dari Justin Bieber dan Katy Perry. Ini merupakan pencapaian besar bagi seorang artis Korea Selatan. Selebriti seperti Britney Spears, dan Tom Cruise men-tweet tentang hal ini, menunjukkan kegembiraan mereka.
Bagi mereka yang belum tahu, Gangnam adalah sebuah distrik di Seoul yang dikenal sebagai tempat tinggal orang-orang kaya dan terkenal di Korea Selatan. "Gangnam Style" adalah istilah yang menggambarkan gaya hidup yang terkait dengan menjadi modis, keren, dan kaya.
Bahkan di sepanjang hidupnya yang penuh prestasi, PSY juga mengalami perjuangan dan kontroversi. Pada tahun 2010, Psy merilis album kelimanya, "PsyFive," dengan single utama "Right Now." Namun, Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan melarang lagu tersebut untuk pendengar di bawah usia 19 tahun karena liriknya yang dianggap " tidak senonoh": "Hidup itu seperti alkohol beracun." Menghadapi masalah keuangan, Psy tidak dapat merilis lagu-lagunya sendiri. Pada saat yang penuh tantangan ini, istrinya mendorongnya untuk bergabung dengan label musik Korea Selatan, YG Entertainment.
Hingga saat ini PSY menjadi artis yang sangat trendi di Korea Selatan, dan konsernya selalu terjual habis.
Membuktikan bahwa bisnis sudah ada dalam darahnya, Psy memulai perusahaan hiburannya sendiri yang bernama P Nation. Pada Januari 2019, ia mengumumkan artis pertama yang dikontrak oleh labelnya, yaitu rapper Jessi. Pada tahun 2024, kekayaan bersih PSY mencapai $60 juta.
Komentar (0)
Komentar Anda
Anda dapat membagikan kesan Anda tentang konser atau setlist PSY. Beri komentar dalam Indonesia (atau gunakan versi situs yang sesuai untuk memberi komentar dalam bahasa lain)