Lagu untuk dimainkan secara langsung telah di rilis dalam album-album berikut ini:
Listen to the Playlist of the Next Concert (updated after every tour date):
Keane akan berada diatas panggung dalam waktu 2:03. Berikut ini adalah kemingkinan daftar lagu berdasarkan konser sebelumnya (99% kemungkinan):
Can't Stop Now
We Might as Well Be Strangers
Silenced by the Night
Bend and Break
Spiralling
Nothing in My Way
Sunshine
The Way I Feel
You Are Young
Everybody's Changing
Hamburg Song
Your Eyes Open
A Bad Dream
Perfect Symmetry
Is It Any Wonder?
She Has No Time
This Is the Last Time
Crystal Ball
Somewhere Only We Know
Sovereign Light Café
Bedshaped
Lahir dan dibesarkan di kota kecil Battle di East Sussex, kisah Keane dimulai pada tahun 1995 ketika beberapa teman sekolahnya berkumpul untuk membuat musik. Kemudian, bergabung dengan Richard Hughes dan gitaris asli Dominic Scott, teman sekolahnya Tom Chaplin dan Tim Rice-Oxley mendirikan apa yang kemudian menjadi salah satu band rock paling khas di Inggris.
Apa yang berbeda dari Keane sejak awal adalah pendekatan yang sangat tidak biasa, menghindari gitar seperti yang dilakukan oleh kebanyakan band rock, dan lebih memusatkan suara mereka pada permainan piano Rice-Oxley. Ini bukanlah konsep awal dari band ini: ketika Scott meninggalkan band ini pada tahun 2001, alih-alih mencari penggantinya, hal yang seharusnya menjadi sebuah kemunduran justru menjadi gaya khas mereka.
Muncul dengan album "Hopes and Fears" pada tahun 2004, setelah bertahun-tahun bermain di sirkuit pub di London dan merilis single independen, album ini langsung menjadi nomor satu di Inggris dan memenangkan Brit Award 2005 untuk Album Inggris Terbaik.
Keane menikmati kesuksesan internasional dengan single "Somewhere Only We Know" dan "Everybody's Changing," yang menampilkan bakat mereka dalam musik piano rock yang emosional. Band ini melanjutkan dengan "Under the Iron Sea" dan "Perfect Symmetry ", meskipun vokalis utama mereka, Tom Chaplin, memiliki masalah yang harus dihadapi dan masuk panti rehabilitasi pada tahun 2006 karena kecanduannya pada obat-obatan dan alkohol.
Setelah empat album yang sukses, termasuk album "Strangeland" tahun 2012 dan kompilasi lagu-lagu hits pada tahun 2013, mereka mengalami masa hiatus yang berlarut-larut. Para anggota menghabiskan waktu untuk berkarya secara solo, sementara Chaplin merilis dua album solo dan Rice-Oxley mengerjakan penulisan lagunya; mereka kembali dengan "Cause and Effect" pada tahun 2019, sebuah album yang lahir dari berbagai peristiwa dalam kehidupan Rice-Oxley selama masa perpisahan tersebut.
Dua dekade setelah perpisahan itu, Keane mengumumkan rencana untuk merayakan "Hopes and Fears" dengan tur ulang tahun pada tahun 2024. Bagaimana band ini berkembang dari teman sekolah menjadi salah satu band tersukses di Inggris dengan 13 juta lebih rekaman terjual di seluruh dunia, menunjukkan betapa berharganya bertahan dengan suara unik Anda, meskipun harus melawan tradisi.
Komentar (0)
Komentar Anda
Anda dapat membagikan kesan Anda tentang konser atau setlist Keane. Beri komentar dalam Indonesia (atau gunakan versi situs yang sesuai untuk memberi komentar dalam bahasa lain)