Lagu untuk dimainkan secara langsung telah di rilis dalam album-album berikut ini:
Listen to the Playlist of the Next Concert (updated after every tour date):
Duki akan berada diatas panggung dalam waktu 1:43. Berikut ini adalah kemingkinan daftar lagu berdasarkan konser sebelumnya (51% kemungkinan):
Leitmotiv
Nueva era
Brindis
Buscarte lejos
Imperio
Hardaway
Cine
Vida de rock
Barro
Wake Up & Bake Up
Constelacion
Ameri
[Free] 5202 Type Beat
Agarro la plata
Sin frenos
(Eladio Carrión cover)
Si te sentís sola
Goteo
Malbec
Antes de perderte
No me llores
(Leby & Duki cover)
Harakiri
(C.R.O cover)
Givenchy
Hello Cotto
Salah satu artis paling terkemuka di kancah musik trap Argentina, Duki, yang terlahir dengan nama Mauro Ezequiel Lombardo, adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang menjadi terkenal dalam pertarungan rap seperti El Quinto Escalón. Perjalanan Duki menuju ketenaran tidaklah cepat dan tidak mudah, rapper muda ini mengalami banyak kesulitan dan berjuang keras untuk mencapai titik sukses dengan mendapatkan nominasi Grammy Latin untuk lagu "Goteo." Beberapa lagu hits seperti "Hello Cotto" membantu Duki menjadi lebih terkenal di media sosial dan membawanya menduduki puncak tangga lagu Argentina.
Duki lahir pada tahun 1996 di Buenos Aires, ibu kota Argentina. Sejak usia dini dan memiliki saudara laki-laki yang merupakan seorang teknisi suara, Duki terinspirasi oleh musik dan dipengaruhi oleh musisi seperti Charly García dan Luis Alberto Spinetta. Seiring dengan meningkatnya minatnya terhadap musik, Duki mulai mengeksplorasi band-band lain, seperti Linkin Park, dan beberapa band dan grup musik punk yang sedang menjadi tren di awal tahun 2000-an. Kecintaan dan kekagumannya pada Eminem membuatnya ingin bergabung dengan skena bawah tanah pertarungan rap.
Menguasai seni gaya bebas, pada tahun 2013, Duki memenangkan kompetisi pertamanya. Dia kemudian menemukan kru rap dan namanya mulai dikenal di seluruh skena underground dan rap Argentina. Pada tahun 2016, setelah sekali lagi memenangkan kompetisi, Duki berkesempatan untuk melakukan sesi studio, di mana lagu "No Vendo Trap" diciptakan. Lagu ini dengan cepat menjadi viral dan mengumpulkan dua juta penonton di YouTube.
Pada tahun 2017, Duki menandatangani kontrak dengan sebuah label rekaman dan merilis "She Don't Give a Fo." Dengan jutaan penayangan dan streaming di platform digital, Duki membentuk trio Modo Diablo bersama YSY A dan Neo Pistea, merilis lagu-lagu hits seperti "Quavo."
Pada tahun 2019, Duki bergabung dengan Buenos Aires Trap Festival dan tampil dalam lagu "Tumbando el Club" milik Neo Pistea. Lagu ini sukses besar dan mencapai nomor 3 di Argentina Hot 100. Segera setelah itu, Duki melakukan tur di Amerika Serikat, dan pada akhir tahun 2019, Duki sudah menjadi salah satu nama terbesar di Argentina.
Pada tahun 2020, Duki bekerja sama dengan Bad Bunny, dan dalam proyek-proyek lain dengan pionir rap seperti Juicy J. Album-album Duki yang baru-baru ini dirilis diterima dengan sangat baik oleh para kritikus dan bahkan membuktikan betapa inovatifnya dia, seperti dalam proyek reggaeton"Temporada de Reggaetón."
Komentar (0)
Komentar Anda
Anda dapat membagikan kesan Anda tentang konser atau setlist Duki. Beri komentar dalam Indonesia (atau gunakan versi situs yang sesuai untuk memberi komentar dalam bahasa lain)